apt. Maya Firdausi, S.Farm Lulusan Apoteker Universitas Airlangga periode 108 (2019). Pernah aktif di jurnalistik SMAN 1 Bangil dan Majalah Farmapos Farmasi UNAIR. Beberapa cerpen tergabung pada 11 antologi bersama penulis lain yang diterbitkan oleh penerbit indie. Telah menerbitkan sebuah kumpulan cerpen berjudul "Rescue Me" (2020). Penerima manfaat Beastudi Etos Dompet Dhuafa angkatan 2014 dan Beasiswa Cendekia BAZNAS tahun 2018.

Tips Lulus Uji Kompetensi Apoteker Indonesia Computer Based Test (UKAI – CBT)

4 min read

Duniaku Maya – Menjadi seorang apoteker adalah impian setiap mahasiswa farmasi, namun perjuangan untuk menyandang gelar S.Farm., Apt. bukan perkara mudah.

Baca juga 9 Tantangan untuk Jadi Sarjana Farmasi

Setelah menjadi seorang sarjana farmasi, mahasiswa harus menyelesaikan studi profesi apoteker selama satu tahun, termasuk menjalani serangkaian Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di berbagai bidang kerja kefarmasian.

Tak berhenti di sana, mahasiswa profesi apoteker harus melakukan beberapa ujian untuk mengukur kompetensinya, baik itu ujian internal kampus maupun ujian dari organisasi profesi, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), yaitu Uji Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI) sebagai exit-exam.

UKAI adalah serangkaian ujian untuk menguji kompetensi calon apoteker, yakni terdiri dari ujian Computer Based Test (CBT) dan Objective Structure Clinical Examination (OSCE).

Pada ujian CBT, calon apoteker harus mengerjakan 200 soal pilihan ganda selama waktu 200 menit, sedangkan OSCE merupakan serangkaian kasus-kasus kefarmasian, baik pada bidang klinis maupun industri, yang diujikan dengan tujuan untuk mengukur kemampuan calon apoteker dalam melakukan praktik kefarmasian. Kedua ujian ini dilaksanakan pada jadwal yang berbeda.

Keduanya memiliki tingkat kesulitannya masing-masing, namun bukan berarti menjadi penghalang untuk menaklukan ujian tersebut.

Tulisan ini akan mengupas beberapa tips untuk lulus UKAI – CBT, semuanya berdasarkan pengalaman penulis.

Perbanyak Doa dan Beramal

Jelas, poin ini sangat penting untuk diletakkan di awal. Bagaimanapun, kita tidak bisa menyangkal kekuatan dari doa. Selalu selipkan doa agar kamu dan calon sejawatmu bisa lulus UKAI bersama-sama.

Amalan-amalan sunnah seperti sholat tahajud, sholat dhuha, sholat qabliya shubuh, puasa senin- kamis, membaca QS. Al Kahfi di hari Jumat, ataupun bersedekah dapat kamu praktikkan semata-mata untuk mendapatkan ridho Allah SWT agar segala ikhtiarmu berhasil.

Ikuti Blue Print

Yaps, tentu saja, penting bagimu untuk mengetahui blue print dari UKAI – CBT. Dengan mengetahui materi-materi apa saja yang diujikan dan presentase bobot soalnya, kamu bisa mendapatkan beberapa gambaran tentang soal yang akan kamu kerjakan, sehingga kamu bisa mengatur strategi belajarmu dengan lebih baik.

Misalnya untuk kategori farmakoterapi, soal bab infeksi memiliki persentase 15 – 20 % sedangkan soal bab kulit hanya memiliki persentase 3 – 5 %. Ini berarti jumlah soal bab infeksi akan lebih banyak daripada jumlah soal bab kulit.

Berikut ini blue print UKAI – CBT yang bisa kamu unduh :

Kenali Metode Belajarmu!

Please, persiapkan UKAI – CBT dengan matang! Jangan meneruskan kebiasaan belajar SKS! Materi yang harus dipelajari sangat banyak, sehingga idealnya, persiapankan UKAI – CBT minimal 2 bulan sebelum tanggal ujian.

Pada praktiknya, untuk benar-benar fokus menghadapi UKAI – CBT sangatlah sulit. Selain harus menyelesaikan PKPA dan segala tugasnya, ada beberapa ujian internal dari kampus yang juga harus dipersiapkan dengan baik, sehingga akan sangat menyita waktu dan konsentrasi. Oleh karena itu, meningkatkan kualitas belajar jadi hal yang penting dilakukan, salah satunya dengan menggunakan metode belajar yang sesuai.

Biasanya, mahasiswa profesi memiliki kelompok belajar, terdiri dari empat orang atau lebih. Kebanyakan, akan ada satu atau dua mahasiswa dengan pemahaman yang lebih baik daripada yang lain. Kelompok belajar ini memiliki target dan capaian belajar yang terstruktur.

Kelebihan belajar kelompok seperti ini adalah kamu akan lebih termotivasi untuk meningkatkan kemampuan, menghindari rasa malas dan bosan, serta akan lebih banyak informasi yang didapatkan. Kekurangannya, jika tidak bisa mengatur dengan baik, akan ada beberapa waktu yang terbuang karena asik bercanda satu sama lain.

Tidak semua mahasiswa memiliki kelompok belajar, termasuk saya. Jika kamu lebih menyukai suasana belajar yang tenang, belajar mandiri adalah pilihan yang tepat. Tentunya, kamu harus menyusun target dan capaian belajar yang sesuai dengan kapasitasmu.

Kelebihan belajar mandiri adalah bisa lebih fokus dan menyesuaikan kebutuhan belajarmu, namun rentan mudah mengalami bosan dan kehilangan motivasi.

Saran saya, kombinasikan keduanya, namun perbanyak pada tipe belajarmu sendiri. Jadi, jika kamu tipe belajar mandiri, maksimalkan waktu belajar mandirimu, namun seminggu beberapa kali, ajak temanmu untuk belajar kelompok.

Ikut Bimbel? Why Not!

Saya tidak berkesempatan merasakan bimbingan belajar (bimbel) persiapan UKAI, namun banyak teman-teman saya yang mengikutinya sehingga saya cukup mengetahui manfaat dari bimbel ini.

Mengikuti bimbel adalah cara yang cukup ampuh untuk meningkatkan pemahaman materi dan strategi mengerjakan soal UKAI – CBT karena ada tentor yang akan membimbingmu. Selain itu, bimbel-bimbel ini menyusun rangkuman materi yang sangat memudahkan, khususnya materi hafalan. Yang jelas, baik itu untuk bimbel tatap muka ataupun bimbel online siapkan biaya tambahan, ya!

Sebenarnya, dari pihak kampus juga menyediakan beberapa kali bimbingan persiapan UKAI – CBT, jadi tidak perlu khawatir jika tidak berkesempatan mengikuti bimbel di luar!

Memperdalam Materi itu Penting

Tidak ada alasan untuk malas membaca dan memahami materi (sesuai dengan blue print). Kalian bisa membuka catatan-catatan kuliah, browsing e-book dan artikel ilmiah di internet, bahkan menonton youtube! Sesuai dengan kebutuhan.

Buat timeline untuk menuntaskan materi demi materi. Untuk menghindari kejenuhan, dalam satu hari, saya mengombinasikan materi klinis, industri, dan komunitas untuk diperdalam, misalnya hari ini harus memahami materi sistem endokrin, perhitungan HLB, dan managerial farmasi.

Mengerjakan Latihan Soal Tiap Hari

Selain memperdalam materi, mengerjakan latihan soal tiap hari juga wajib hukumnya. Soal UKAI – CBT berjenis multiple choice, sehingga cukup memudahkan untuk mempelajarinya.

Darimana bisa mendapatkan lathihan soal UKAI? Banyak sekali buku kumpulan soal dan pembahasan UKAI yang dijual bebas. Menurut saya, membeli satu buku tidak cukup, saya merekomendasikan untuk membeli dua jenis buku soal dari penerbit yang berbeda.

Setiap hari, usahakan mengerjakan minimal 100 soal. Kemudian, dari soal tersebut, lakukan breakdown untuk memperdalam pemahaman tentang materi.

Misal, soal tentang kondisi dan lama waktu uji stabilitas accelerated pada suhu kamar, maka kita juga harus paham tentang kondisi dan lama waktu uji stabilitas long term dan intermediate pada suhu kamar maupun pada lemari pendingin. Sehingga, dalam memahami satu soal, kita akan memahami kemungkinan-kemungkinan jenis soal lain dalam satu materi yang sama.

Jika ada soal yang sangat sukar dan membingungkan, diskusikan dengan teman. Akan tetapi, jika dirasa belum menemukan jawaban yang sesuai, soal tersebut dapat didiskusikan kepada bapak dan ibu dosen pengajar.

Ikut Try Out dan Petakan Hasilnya

Untuk mengukur kemampuan, setelah memperdalam materi dan mengerjakan latihan soal, mengikuti try out juga wajib dilakukan. Setelahnya, lakukan evaluasi untuk memetakan materi apa yang perlu diperdalam dan berapa skor yang harus ditingkatkan.

Ada beberapa macam try out UKAI – CBT yang bisa diikuti, yaitu :

Try Out UKAI – CBT dari IAI

Try out ini dirancang sama persis dengan suasana UKAI – CBT sungguhan, mulai dari tata tertib, ruangan, hingga interface komputer yang digunakan. Tujuannya, selain untuk melatih kemampuan mahasiswa mengerjakan soal-soal UKAI CBT, juga membiasakan mahasiswa untuk mematuhi peraturan yang berlaku ketika ujian.

Try out ini diadakan dua kali selama satu tahun, namun kalian cukup mengikutinya sekali saja. Ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi untuk mengikuti try out ini, termasuk biaya yang harus dibayar, kalian bisa mengintipnya di sini.

Hasil try out akan dikirimkan oleh panitia kepada universitas. Hasil try out ini berisi jumlah peserta try out se-Indonesia, rata-rata jumlah jawaban benar dan presentase nilai benar. Dari sini, kita bisa mengetahui apakah presentase nilai kita sudah melampaui presentase nilai keseluruhan peserta.

Selain itu, terdapat tabel jumlah jawaban benar terhadap jumlah soal masing-masing tinjauan, misal pada tinjauan 5 tentang gangguan kardiovaskular, dari 24 soal, saya bisa menjawab 12 soal dengan benar.

Hasil try out ini sangat membantu untuk mengevaluasi materi mana yang harus lebih diperdalam lagi.

Try Out Internal Kampus

Sebelum pelaksanaan UKAI – CBT, kampus memberikan try out online ataupun offline untuk membantu mahasiswa belajar dengan lebih baik. Di Unair, pihak fakultas mengadakan empat kali try out online dengan jumlah soal beragam. Jadi, manfaatkan kesempatan try out ini dengan baik!

Try Out Online Gratis

Yup, biasanya, ada lembaga – lembaga tertentu yang berbaik hati megadakan try out online gratis ini, cukup dengan mengikuti persyaratan yang ada.

Jaga Kesehatan

Jangan sampai serius belajar membuatmu kurang piknik bahkan sampai sakit! Semua usahamu akan sia – sia jika saat UKAI – CBT berlangsung tubuhmu tidak dalam kondisi prima. Menjaga pola makan dan kestabilan mood menjadi hal yang harus diperhatikan.

Tips tersebut terlihat mudah, namun juga sulit untuk dilakukan jika tidak ada niat yang kuat. Semangat!

apt. Maya Firdausi, S.Farm Lulusan Apoteker Universitas Airlangga periode 108 (2019). Pernah aktif di jurnalistik SMAN 1 Bangil dan Majalah Farmapos Farmasi UNAIR. Beberapa cerpen tergabung pada 11 antologi bersama penulis lain yang diterbitkan oleh penerbit indie. Telah menerbitkan sebuah kumpulan cerpen berjudul "Rescue Me" (2020). Penerima manfaat Beastudi Etos Dompet Dhuafa angkatan 2014 dan Beasiswa Cendekia BAZNAS tahun 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.