apt. Maya Firdausi, S.Farm Lulusan Apoteker Universitas Airlangga periode 108 (2019). Pernah aktif di jurnalistik SMAN 1 Bangil dan Majalah Farmapos Farmasi UNAIR. Beberapa cerpen tergabung pada 11 antologi bersama penulis lain yang diterbitkan oleh penerbit indie. Telah menerbitkan sebuah kumpulan cerpen berjudul "Rescue Me" (2020). Penerima manfaat Beastudi Etos Dompet Dhuafa angkatan 2014 dan Beasiswa Cendekia BAZNAS tahun 2018.

Tips menerapkan “One Day One Juz”

56 sec read

Duniaku Maya – Al-Qur’an, sungguh sebuah kitab yang amat dicintai oleh seluruh pemeluk agama Islam. Betapa tidak, Al-Qur’an mengandung firman-firman Allah, petunjuk untuk mengarungi kehidupan dengan baik, yang diwahyukan dalam bahasa Arab kepada Nabi Muhammad SAW.

Membaca Al-Qur’an memang menjadi suatu kebutuhan yang sangat berguna untuk kehidupan umat Islam. Mengalunkan ayat-ayat Al-Qur’an dapat menentramkan hati yang tengah risau dengan kefanaan dunia. Ayat-ayat Al-Qur’an pun mampu menumbuhkan semangat dan motivasi dalam mengarungi kehidupan.

Subhanallah, apalagi jika ayat-ayat tersebut dipahami maknanya bahkan diwujudkan dalam amal sholeh. Akan tetapi, sebagian dari umat Islam mulai sulit untuk menjadikan kebiasaan membaca Al-Qur’an dalam keseharian. Terkadang, sangat sulit meluangkan waktu, apalagi ketika segunung pekerjaan menanti.

Penulispun tak memungkiri bahwa sering absen membaca Al-Qur’an saat tugas dan agenda kuliah sedang tidak bersahabat. Astaghfirullah… 

Seiring berjalannya waktu, penulis mendapat tips dari seorang teman untuk menerapkan “One Day One Juz”, atau “Sehari Satu Juz”. Akan Tetapi, penulis juga sering kesulitan untuk menyelesaikan satu juz dalam sehari, lagi-lagi karena kesibukan kuliah. Untuk itu, penulis mencoba sebuah cara untuk menerapkan “One Day One Juz” agar lebih mudah dan tidak terkesan “memberatkan”.

Untuk Al-Qur’an dengan 14 baris tiap halaman, sehingga satu juz sejumlah 10 lembar. penulis membaca Al-Qur’an setiap selesai sholat fardu, masing-masing 2 lembar. Sehingga, jika dikalikan 5 waktu sholat, satu juz sehari pun dapat dipenuhi. Akan tetapi, lebih baik jika membaca Al-Qur’an dibarengi dengan membaca terjemahannya, sehingga pemahaman terhadap ayat yang telah dibaca menjadi semakin bertambah.

Cara tersebut dapat ditingkatkan, misalnya untuk membaca Al-Qur’an sehari lebih dari satu juz.

Semoga kita semua dapat Istiqomah dalam membaca dan mengamalkan ayat-ayat Al-Qur’an. Aamiin.

apt. Maya Firdausi, S.Farm Lulusan Apoteker Universitas Airlangga periode 108 (2019). Pernah aktif di jurnalistik SMAN 1 Bangil dan Majalah Farmapos Farmasi UNAIR. Beberapa cerpen tergabung pada 11 antologi bersama penulis lain yang diterbitkan oleh penerbit indie. Telah menerbitkan sebuah kumpulan cerpen berjudul "Rescue Me" (2020). Penerima manfaat Beastudi Etos Dompet Dhuafa angkatan 2014 dan Beasiswa Cendekia BAZNAS tahun 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.